Sabtu, 18 Nopember 2017
Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)
Prosedur Klaim Asuransi Kecelakaan Diri Asuransi Reliance Indonesia

A. PELAPORAN

Dalam hal terjadi suatu kecelakaan yang dijamin Polis, maka:

  • Tertanggung wajib dengan segera mengambil langkah guna memperoleh pertolongan untuk pengobatan serta perawatan yang diperlukan atas luka yang dideritanya dari dokter.
  • Tertanggung atau wakil atau keluarganya yang sah wajib memberitahukan kepada PT. Asuransi Reliance Indonesia dalam waktu 5 (lima) hari kalender (terkecuali diperjanjikan lain) terhitung sejak terjadinya kecelakaan tersebut kepada PT. Asuransi Reliance Indonesia.
    Pemberitahuan dimaksud dilakukan secara tertulis atau secara lisan yang diikuti dengan tertulis kepada PT. Asuransi Reliance Indonesia.
  • Dalam hal terjadi kematian sebagai akibat kecelakaan, maka Ahli Waris atau keluarga Tertanggung wajib:

    3.1. Melaporkan kepada Lurah setempat untuk mendapat Surat Keterangan Meninggal Dunia

    3.2. Meminta Surat Keterangan Pemeriksaan Jenazah (Visum et Repertum) dari dokter atau rumah sakit, dan

    3.3. Memberikan kesempatan kepada Penanggung untuk mengadakan pemeriksaan jenazah (bila memungkinkan sebelum dilaksanakannya pemakaman atau pembakaran jenazah (kremasi)).

  • Jika kewajiban–kewajiban tersebut di atas tidak dipenuhi maka segala hak atas santunan atau penggantian menjadi batal.
  • Asuransi Aneka
    Asuransi Harta benda lainnya yang belum disebutkan diatas akan diklasifikasikan sebagai produk aneka, diantaranya; Asuransi Pengiriman Uang, Asuransi Penyimpanan Uang, Asuransi Pencurian dengan Pembongkaran, Asuransi Hole in One, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Tanggung Gugat, Asuransi Papan Reklame, dan lain-lain.
  •  

    B. DOKUMEN PENDUKUNG KLAIM

    Jika terjadi kecelakaan yang mungkin akan menimbulkan tuntutan pengantian, Tertanggung wajib menyampaikan dokumen–dokumen pendukung klaim sebagai berikut:

  • Formulir pengajuan klaim berikut kronologi kecelakaan yang terjadi
  • Polis asli beserta bukti pembayaran premi
  • Foto copy Kartu Tanda penduduk (KTP)
  • Foto copy Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Keterangan Polisi + Berita Acara Pemeriksaan
  • Bukti penggantian dari pihak lain atau ASTEK ( jika ada )
  • Foto Rontgen (jika ada)
  • Dalam hal Tertanggung/yang dipertanggungkan meninggal dunia:

    8.1. Surat Keterangan Mengenai Hasil Pemeriksaan Jenazah (Visum et Repertum)

    8.2. Foto copy Surat Keterangan Meninggal Dunia dari Lurah atau Kepolisian setempat

    8.3. Surat keterangan para saksi

  • Dalam hal Tertanggung/yang dipertanggungkan hilang:

    9.1. Surat Keterangan Tentang Kecelakaan dan Penghentian Pencarian dari pihak yang berwenang

    9.2. Surat Pernyataan dari ahli waris akan mengembalikan santunan apabila Tertanggung/yang dipertanggungkan diketemukan kembali dalam keadaan hidup

  • Dalam hal Tertanggung/yang dipertanggungkan mengalami cacat tetap:

    10.1. Surat Keterangan Pemerikasaan (Visum) dari dokter yang melakukan perawatan atau pengobatan.

    10.2. Surat Keterangan para saksi.

  • Kwitansi asli dari dokter, rumah sakit, laboratorium, apotik, dalam hal Tertanggung/yang dipertanggungkan menjalani perawatan atau pengobatan.
    Apabila kwitansi asli digunakan untuk memperoleh penggantian dari Asuransi yang bersifat wajib maka Tertanggung harus menyerahkan foto copy kwitansi yang telah dilegalisir oleh perusahaan Asuransi bersifat wajib tersebut.
  • Dokumen pendukung lainnya yang relevan, wajar dan patut diminta oleh Penanggung sehubungan dengan penyelesaian klaim.
  •  

    C. PEMBAYARAN KLAIM

    Pembayaran klaim secara Reimbursement akan dilakukan pihak PT. Asuransi Reliance Indonesia kepada Tertanggung /Ahli Waris Tertanggung yang namanya tercantun di dalam Ikhtisar Pertanggungan selambat–lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak adanya kesepakatan tertulis antara Penanggung dan Tertanggung mengenai jumlah klaim yang harus dibayar.